BATIK TUBAN

BATIK TUBAN TERKENAL DENGAN BATIK GEDOG

 

Batik Gedog merupakan salah satu batik warisan dunia yang berasal dari Kabupaten Tuban Propinsi Jawa Timur. Banyak orang yang menyebutnya sebagai Batik Tuban karena berasal dari Kabupaten Tuban. Bahan yang digunakan untuk pembuatan Batik Gedog adalah kain tenun ATBM (kain tenun gedog), karena proses pembuatannya sama persis dengan proses pembuatan batik tulis pada umumnya.

 

Batik Tuban

Batik Tuban

Kain Tenun Gedog lebih tebal daripada kain katun batik (kain mori) biasanya. Masyarakat menyebutnya sebagai Batik Gedog karena berasal bunyi yang dihasilkan dog-dog dari alat pembuatan si penenun atau si pembuatan batik tersebut. Karena itulah, masyarakat Tuban dan sekitarnya menyebutnya sebagai Kain Gedog atau Batik Tuban

 

Proses Pembuatan Batik Gedog atau Batik Tuban

 

Membutuhkan waktu sekitar 3 (tiga) bulan untuk menyelesaikan proses pembuatan Batik Tuban atau Batik Gedog. Karena proses pembuatannya sangat rumit dan rumit. Proses pertama kali dengan cara memintal benang, menemun benang, membatik kain, dan yang terakhir adalah pemberian pewarna. Pemberian pewarna dalam proses pembuatan Batik Tuban dengan menggunakan bahan alami dari alam sehingga warnanya tidak cepat pudar dan tahan lama.

 

Untuk lebih jelasnya KLIK >> BATIK TUBAN

 

KOMPOSISI DELICIOUS DURIAN

KOMPOSISI BISKUIT KOKOLA DELICIOUS DURIAN

 

 

Biskuit Kokola Delicious Durian

Biskuit Kokola Delicious Durian

BISKUIT KOKOLA DELICIOUS DURIAN pertama kali makan saat bertamu di rumah teman kuliah. Waktu itu, kelompok kami sedang mengerjakan tugas kuliah dengan camilan Produk Kokola tersebut. Ternyata, Biskuit Kokola yang satu ini memiliki rasa khas durian jadi kami habis memakan camilan ini. Bahkan, teman kami membelinya lagi karena kami sangat menyukai biskuit ini.

 

Selain itu, setelah kami amati lebih jauh Produk Kokola yang satu ini aman dikonsumsi karena sudah terdaftar di BPOM RI MD 227113037243 jadi kami tidak khawatir akan kebesihan biskuit kokola ini.

 

Terlebih setelah melihat label halal dalam kemasan Biskuit Kokola Delicious Durian ini, kami lebih yakin karena Biskuit Kokola Halal ini tidak hanya sebatas selogan saja. Biskuit Kokola ini tercatat di LPPOM MUI 07100004190107

 

Komposisi Biskuit Kokola Delicious Durian

 

Biskuit Kokola Delicious Durian memiliki komposisi, sebagai berikut:

  • Tepung Terigu
  • Gula
  • Lemak nabati (Mengandung antioksidan BHA dan TBHQ)
  • Glukosa
  • Minya nabati
  • Pengembang (Ammonium bikarbonat, Natrium bikarbonat)
  • Susu bubuk
  • Pati termodifikasi
  • Garam
  • Perisa makanan (Durian)
  • Enzim Protease
  • Bubuk Vanili

 

Biskuit Kokola Delicious Durian memiliki berat bersih 110 gram dan harga dipasaran berkisar antara Rp 2.500 – Rp 3.000 per pcs.

 

Rasa Biskuit Kokola Delicious 

 

Biskuit Kokola Delicious memiliki 2 (dua) varian rasa, yaitu Biskuit Kokola Delicious Durian dan Biskuit Kokola Delicious Kelapa. Kedua varian rasa ini memiliki berat bersih 110 gram.

 

Biskuit Kokola Halal

 

WISATA GREEN INDUSTRY

WISATA GREEN INDUSTRY PERTAMA DI INDONESIA ala SEMEN INDONESIA

 

Peserta WISATA GREEN INDUSTRY dari Blogger Tuban

Peserta WISATA GREEN INDUSTRY dari Blogger Tuban

WISATA GREEN INDUSTRY Pertama di Indonesia diselenggarakan oleh PT Semen Indonesia Tbk pada hari Sabtu tanggal 13 Desember 2014 bertempat di PT Semen Indonesia Project Tuban. Acara ini diikuti sekitar 150 peserta dari Pulai Jawa sampai Pulau Sumatera.

 

Acara ini merupakan pelaksanaan Tripple Buttop Line (Profit, People, and Planet). Artinya, Semen Indonesia selaku perusahaan pengembang tidak hanya berorientasi pada keuntungan perusahaan semata.

 

Wisata Green Industry dikemas dengan cara kunjungan ke industri binaan Semen Indonesia, yaitu R & D Handricraf di Lamongan. Setelah itu kunjungan ke Pabrik Tuban yang terletak di Desa Sumberarum, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban. Di Pabrik Tuban, peserta diajak keliling pabrik, termasuk mengunjungi kolam air pendingin mesin pabrik, keliling pabrik dan informasi proses pembuatan semen, dan lain sebagainya.

 

Acara puncak yaitu Diskusi dan Tanya Jawab dengan stakeholder Semen Indonesia. Beberapa Petinggi PT Semen Indonesia Tbk yang hadir, antara lain: Prasetyo Utomo selaku Direktur Produksi PT Semen Gresik, Agung Wiharto selaku Sekretaris PT Semen Indonesia, Heru Indrawidjajanto ST selaku Engineering & Construction PT Semen Gresik Project Rembang, dan Ir Wahyudi Heru P selaku General Manager of CSR PT Semen Indonesia. Wisata Green Industry ini dimoderatori oleh Novianto Puji Raharjo selaku Koordinator TIK Cerdas.

 

KOMPOSISI SUPER CREAM PINEAPPLE

KOMPOSISI BISKUIT KOKOLA SUPER CREAM PINEAPPLE

 

BISKUIT KOKOLA SUPER CREAM PINEAPPLE

BISKUIT KOKOLA SUPER CREAM PINEAPPLE

BISKUIT KOKOLA SUPER CREAM PINEAPPLE merupakan biskuit yang diproduksi oleh PT Unggul Indo Modern Sejahtera atau PT UNIMOS yang memiliki alamat di Jalan Raya Bambe KM. 19 Driyorejo, Gresik 61177 Jawa Timur Telp. +62 31 7507087 Fax. +62 31 7507086

 

Biskuit Kokola Super Cream Pineapple merupakan salah satu varian rasa dari 5 rasa yang tersedia. Biskuit Kokola Rose Krim Rasa Nanas ini memiliki rasa khas nanas karena menggunakan bahan baku nanas pilihan.

 

Biskuit Kokola Super Cream Pineapple memiliki berat bersih 210 gram dengan komposisi, sebagai berikut :

  • Tepung Terigu
  • Gula
  • Lemak Nabati (Mengandung Pewarna Beta Karoten Cl. 75130, Anato Cl. 75120, Antioksidan BHA dan TBHQ)
  • Glukosa
  • Pengembang (Ammonium Bikarbonat, Natrium Bikarbonat)
  • Dekstrosa
  • Maltrodekstrin
  • Pati Jagung
  • Garam
  • Perisa Artifisial (Nanas, Vanila, Susu)
  • Pengemulsi (Lesitin Kedelai)
  • Jus Nanas
  • Enzim Protease
  • Pengatur Keasaman (Asam Sitrat)
  • Pewarna Makanan (Tartrazine CI. 19140)

 

Dipasaran harga Biskuit Kokola Super Cream Pineapple dibandrol dengan harga antara Rp 4.500 – Rp 5.000 per pcs.

 

Untuk itu, jika Anda menyukai Biskuit Kokola dengan Krim Nanas, maka cobalah biskuit yang satu ini.

 

Biskuit Kokola Halal

 

BISKUIT KOKOLA

BISKUIT KOKOLA : RAHASIA INDUSTRI BISKUIT DAN WAFER ASAL GRESIK

 

Biskuit Kokola

Biskuit Kokola

PRODUK KOKOLA yang dibuat di Gresik Indonesia belum tentu sesuai pasar ekspor. Biskuit di Australia yang lebih besar daripada di Indonesia, misalnya, itulah salah satu berbedaan yang mencolok. Selain itu varian rasa juga berbeda, jadi perusahaan harus bisa menyesuaikan sesuai dengan kebutuhan pasar masing-masing negera.

 

Kesuksesan biskuit kokola, lanjut Richard, sampai ke mancanegara sehingga membuatnya untuk fokus di pasar domestik. Selain itu, tentunya masyrakat Indonesia sendiri juga berkeinginan untuk menikmati produk kokola yang halal, aman, sehat serta makes happy.

 

Membangun Kokola House

 

Di bawah bendera Kokola Group, dibangun program edukasi bagi siswa mulai dari Taman Kanak-Kanan (TK) sampai SLTA, institusi maupun lembaga, Ibu Rumah Tangga (IRT) warga Surabaya maupun guru pendidik dan sekitarnya yang berminat dan berkeinginan untuk berkunjung ke pabrik. Program ini diberinama Kokola House.

 

Richard Cahadi yang merupakan generasi ketiga dari produsen biskuit dengan merek kokola ini mengatakan bahwa beliau berkeinginan memasyarakatkan camilan yang aman, halal, serta enak, dan yang terpenting happylicious. Artinya, bisa membuat orang bahagia.

 

Kategori Produk Kokola

 

Wafer dan biskuit yang diproduksi PT Mega Global Food Industry ini memiliki jumlah varian yang mencapai 60 stock keeping unit (SKU), yang masuk dalam 5 (lima) kategori, yaitu:

  • Cookies
  • Crackers
  • Chocochip
  • Marie
  • Wafer cream

Majestic merupakan merek dagang dari Kokola Group

  • Wafer roll

 

Bukan masalah yang mudah, tandas Richard, untuk bisa membuat biskuit kokola yang aman, setidaknya diperlukan disiplin dan sistem kontrol yang ketat dan kuat dalam melakukan produksi produk kokola setiap harinya.

 

Sertifikasi Produk Kokola

 

Richard menambahkan bahwa produk kokola yang dihasilkan perusahaannya semua sudah memenuhi standar kualitas dan keamanan pangan nasional maupun internasional. Untuk itu, pihak perusahaan melengkapi dengan berbagai sertifikat, antara lain:

  • ISO 22000 (Certified Food Safety Management System)

Merupakan sistem keamanan manajemen pangan, yang berkaitan dengan keamanan pangan.

  • HACCP (Hazard Analysis & Critical Control Points)

Merupakan sistem yang membantu pelaku usaha makanan melihat bagaimana mereka menangani makanan dan memperkenalkan prosedur untuk memastikan makanan yang diproduksi aman untuk dimakan.

  • Sertifikat WQA ver7

Dikeluarkan oleh Badan Sertifikasi ISO Worldwide Quality Assurance (WQA) untuk memperoleh sertifikat ISO 9001:2008

  • Sertifikat BRC ver6

Sertifikat yang dikeluarkan oleh BRC Global Standards ini untuk mengetahui keselamatan dan mutu program yang telah digunakan oleh para perusahaan produsen di 123 negera.

  • Sertifikat Halal dari Majelis Ulama Indonesia

Sertifikat ini dikeluarkan oleh Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI).

  • Sertifikat Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI)

 

 

Sumber:

industri.bisnis.com/read/20131207/12/191151/sukses-di-pasar-global-biskuit-kokola-fokus-garap-pasar-domestik dan diolah

 

BISKUIT KOKOLA

BISKUIT KOKOLA FOKUS DI PASAR DALAM NEGERI

 

 

CEO PT Mega Global Food Industry Richard Cahadi

CEO PT Mega Global Food Industry Richard Cahadi

BISKUIT KOKOLA yang diproduksi PT Mega Global Food Industry (MGFI), merupakan produsen biskuit dan wafer yang bermarkas di Gresik ini mulai serius fokus pada pasar dalam negeri karena selama ini produk kokola lebih dari 60 persen di ekspor ke luar negeri.

 

CEO PT Mega Global Food Industry, Richard Cahadi, membeberkan bahwa pengendalian food safery dan manajemen produksi terjamin, karena produk kokola sudah terpajang di berbagai jaringan toko retail moden luar negeri yang telah mempercayai Kokola Group sebagai pemasok wafer dan biskuit di toko-toko yang tersebar di China, Eropa, Arab Saudi, Eropa, dan Australia.

 

Beberapa produk kokola, saat ini sudah tersedia di toko modern mancanegara, seperti: Woolworths, Carrefour, KMart dan BigW. Woolworths merupakan ritel terbesar di Australia dengan jaringan terbesar mencapai 890 gerai.

 

Untuk segmen dalam negeri, produk kokola sudah mencapai toko modern dengan sistem kerjasama dengan beberapa merek ritel terkenal, seperti: Giant, Hypermart, dan Carrefour.

 

PT Mega Global Food Industry memprioritaskan produk kokola menjadi Best for Indonesia Market dan Best for International Market. Karena produk Kokola dipasarkan dengan perbandingan 60 persen untuk pasar ekspor dan 40 persen untuk pasar domestik. Target pasar perusahaan ini adalah menyesuaikan permintaan pasar yang ada.

 

 

Sumber:

industri.bisnis.com/read/20131207/12/191151/sukses-di-pasar-global-biskuit-kokola-fokus-garap-pasar-domestik dan diolah

 

 

BISKUIT KOKOLA

BISKUIT KOKOLA 60 PERSEN UNTUK PASAR GLOBAL

 

Mesin Produksi Produk Kokola

Mesin Produksi Produk Kokola

 

Perusahaan yang fokus dalam memproduksi wafer dan biskuit dengan merek dagang Kokola yang bermarkas di Kabupaten Gresik, yaitu PT Mega Global Food Industry ini merupakan pemain lokal yang produknya lebih dari separuh dipasarkan ke luar negeri. Untuk menjaga kualitas produknya, Kokola Group menerapkan keamanan pangan (food safety).

 

Menurut CEO PT Mega Global Food Industry Richard Cahadi mengatakan bahwa produk Kokola selama ini lebih dominan untuk pasar ekspor, dengan komposisi 60 persen untuk keperluan ekspon dan 40 persen untuk pasar dalam negeri.

 

Semua lapisan masyarakat diperbolehkan untuk melihat proses pembuatan biskuit kokola, baik untuk kepentingan penelitian, studi case, ataupun yang lain. Yang terpenting mengikuti prosedur yang telah ditentukan oleh perusahaan. Di perusahaan tersebut akan diperlihatkan proses pembuatan biskuit kokola baik mulai dari bahan baku/mentah sampai proses pengepakan di pabrik yang berlokasi di Jalan Raya Tanaru Industry, Desa Cangkir, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik.

 

Prosedur food safety diterapkan di pabrik ini, seperti: memakai pakaian bebas bakteri, pelindung kepala, pembungkus sepatu, masker, serta pakaian bebas kuman. Ketentuan tersebut diberlakukan sebelum memasuki area produksi biskuit kokola. Semua aksesoris pengunjung wajib dilepas, termasuk: jam tangan, cincin, gelang, kalung, dan aksesoris lainnya.

 

Aturan selanjutnya adalah mencuci tangan dengan disinfektan atau alkohol bagi pengunjung. Richard Cahadi melanjutkan, tidak hanya pengunjung saja yang melakukan hal ini, semua karyawan dan pimpinan Kokola Group juga wajib higienis sebelum bekerja ataupun memasuki kawasan produksi biskuit kokola. Hal ini dilakukan untuk agar Biskuit Kokola yang dihasilkan bebas dari bakteri dan kuman.

 

Disana juga akan diperlihatkan proses pembuatan Biskuit Kokola sampai dimasukkan ke dalam kemasan dan dipacking. Richard Cahadi menjelaskan untuk bahan utama kita masih impor, gula dan tepung terigu kita juga masih menggunakan produk lokal. Produk Kokola, lanjut Richard, yang dihasilkan di PT Mega Global Food Industry sudah memenuhi standar luar negeri dan dalam negeri, termasuk sertifikat Halal dari Majelis Ulama Indonesia.

 

PT Mega Global Food Industry sengaja mendatangkan mesin produksi sepanjang 200 meter supaya bisa memproduksi produk kokola dengan kapasitas 3,5 ton per 1 jam. Perusahaan ini memiliki 2 unit mesin produksi yang berdiri di atas lahan 3,5 hektar”, kata Richard.

 

Untuk menjaga kualitas biskuit kokola, lanjut Richard, suhu ruangan selalu dipantau agar tetap di bawah 35°. Hal ini dilakukan agar bakteri tidak berkembangbiak akibat keringat, karena dengan suhu yang stabil, para pengunjung maupun karyawan tidak merasa kepanasan meskipun di depat mesin produksi sekalipun.

 

Untuk memenuhi kebutuhan pasar yang bergitu besar akan biskuit kokola baik dalam negeri maupun luar negeri, maka tahun depan perusahaan dibawah pimpinan Richard Cahadi ini akan menambahkan dua line mesin produksi.

 

Sumber:

finance.detik.com/read/2013/11/29/113809/2427253/1036/biskuit-dan-wafer-made-in-gresik-ini-60-diekspor dan diolah

 

BISKUIT KOKOLA

KOKOLA : BRAND BISKUIT ASAL GRESIK JAWA TIMUR

 

 

Mesin Produksi Biskuit Kokola

Mesin Produksi Biskuit Kokola

 

Kokola merupakan merek biskuit dan wafer dengan bendera PT Unggul Indo Modern Sejahtera atau PT UNIMOS yang berkantor Jalan Raya Bambe Km. 19 Driyorejo Telp. +62 31 7507087 Fax. +62 31 7507086 Gresik 61177 Jawa Timur – Indonesia.

 

Biskuit Kokola merupakan salah satu produk PT Unimos, perusahaan ini sudah go public sampai keempat benua, yaitu: Arab, Amerika, Eropa, China dan Australia. Jadi mestinya kita bangga sebagai anak bangsa karena kita telah memiliki produk dalam negeri yang sudah tembus sampai pasar global.

 

Biskuit Kokola tersedia hampir di semua toko, baik tradisional maupun super market ataupun mini market. Biskuit Kokola mempunya cita rasa yang khas.

 

Macam-macam Biskuit Kokola

 

Biskuit kokola memiliki banyak macam, diantaranya:

 

PT GARUDAFOOD PUTRA PUTRI JAYA

TARGET PT GARUDAFOOD PUTRA PUTRI JAYA PENDAPATAN PASAR GLOBAL IDR 1,5 TRILIUN

 

GarudaFood

PT GarudaFood Putra Putri Jaya

 

Menurut Direktur Garudafood Hartono Atmaja mengatakan bahwa kami akan melakukan perjualan sampai ke luar negeri serta meningkatkan kapasitas produksi, guna mencapai target yang kami harapkan. Hal ini dilakukan GarudaFood untuk melakukan ekaspansi pasar hingga ke negara tetangga, dorongan ini dilakukan PT Garudafood Putra Putri Jaya karena ekonomi yang baik sehingga perusahaan ini mempunyai target tinjggi.

 

Ekspansi produk Garudafood sudah sampai ke Eropa, Timur Tengah dan Asia.
Jumlah penduduk terbesar di dunia, lanjut Direktur PT Garudafood Putra Putri Jaya, membuat pangsa pasar di China terbuka lebar untuk dipasok produk Garudafood. Disamping itu, kualitas dan kuantitas Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang berkerja di Timur Tengah serta beberapa yang sudah berdomisili disana membuat Garudafood semakin tertarik untuk memasuki pasar Tim-Teng.

 

Beberapa produk Garudafood untuk kemasan premium sudah dipasang di negara Eropa. Hartono juga mengatakan bahwa Garudafood harus bisa menangkap peluar besar untuk bersaing di pasar global dan tidak sebatas jago kandang.

 

Pada tahun 2015, lanjut Hartono, Garudafood diharapkan bisa mencapai terget dari pasar global sebesar US$ 2 miliar. Guna mencapai target ini, sebagai holding campany Tudung Group akan mengalokasikan belanja sebesar US$ 500.000.000; dana ini akan digunakan untuk mendukung semua program dari PT Garudafood Putra Putri Jaya.

 

 

Sumber:

industri.kontan.co.id/news/garudafood-targetkan-pendapatan-ekspor-rp-15-t-1/2010/06/29 dan diolah